Dibuka Sophia Wattimena, Talkshow Kartini 2026 di Rembang Gaungkan Perempuan Mandiri dan Berintegritas
REMBANG — Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan di Kabupaten Rembang melalui talkshow bertajuk “Kartini Menginspirasi: Berjiwa Independen, Teguh Berintegritas” yang digelar di Pendopo Museum R.A. Kartini, Senin (20/4).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan ini menjadi ruang inspiratif yang mempertemukan berbagai perspektif perempuan dari tingkat nasional hingga daerah. Ratusan peserta mengikuti kegiatan ini secara luring maupun daring dengan antusias.
Acara dibuka oleh Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena. Dalam opening speech-nya, ia menegaskan bahwa perempuan masa kini dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kapasitas, kemandirian, serta integritas yang kuat dalam menghadapi dinamika zaman.
Ia menekankan bahwa semangat Kartini harus diwujudkan dalam aksi nyata, melalui peningkatan kualitas diri serta kontribusi aktif perempuan di berbagai sektor, termasuk ekonomi dan keuangan sebagai pilar penting pembangunan.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Rembang yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, disampaikan bahwa nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini tidak hanya dimaknai sebagai emansipasi, tetapi juga keberanian untuk mandiri, berpikir progresif, serta menjunjung tinggi integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Disebutkan pula bahwa perempuan di Kabupaten Rembang telah mengambil peran strategis di berbagai bidang, mulai dari penguatan ekonomi keluarga, sektor pertanian, UMKM, hingga kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.
Talkshow ini menghadirkan narasumber inspiratif dari berbagai latar belakang. Myrtha Soeroto mengulas nilai-nilai perjuangan Kartini dari perspektif historis dan pemikiran. Sementara Martha Muliana membagikan pengalaman kepemimpinan perempuan di sektor kesehatan.
Dari sisi kebijakan publik, Harmusa Oktaviani menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan nasional, sedangkan Nawal Arafah Yasin menekankan peran perempuan dalam penguatan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, dipandu oleh moderator Hidayat Prabowo dan Naelul Wardah, yang mampu menghidupkan dialog serta memperkaya sudut pandang peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Rembang berharap dapat terus mendorong lahirnya perempuan-perempuan tangguh, berdaya saing, dan berintegritas, yang tidak hanya mampu beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga menjadi motor penggerak kemajuan daerah.
Momentum Hari Kartini ini pun menjadi refleksi bersama bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini tetap relevan dan harus terus dihidupkan, sebagai fondasi dalam mewujudkan masyarakat yang maju, setara, dan berintegritas.


