Pemkab Rembang melalui DINSOSPPKB Dorong Penguatan Kerja Sama Perlindungan Perempuan dan Anak

Pemkab Rembang melalui DINSOSPPKB Dorong Penguatan Kerja Sama Perlindungan Perempuan dan Anak

Share this Post

REMBANG – Upaya perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Rembang terus diperkuat melalui sinergi dan kolaborasi lintas lembaga. Pemerintah Kabupaten Rembang mendorong seluruh stakeholder penyedia layanan untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta jejaring kerja sama agar pelayanan kepada perempuan dan anak dapat berjalan semakin optimal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Rembang, H. M. Hanies Cholil Barro’, saat menghadiri kegiatan Penguatan Kerja Sama Antar Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DinsosPPKB) Kabupaten Rembang, Senin (14/9/2026).

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Penanganan berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga layanan, maupun stakeholder lainnya.

“Perlindungan perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Kita membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder agar setiap persoalan dapat ditangani dengan baik,” tegasnya.

Menurut Wabup, komunikasi dan koordinasi antar lembaga menjadi bagian penting dalam membangun sistem layanan yang responsif. Ketika jejaring antar lembaga berjalan dengan baik, proses penanganan maupun pemenuhan kebutuhan layanan bagi perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Untuk itu, Wabup mendorong seluruh lembaga yang terlibat dalam layanan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Masing-masing pihak diharapkan dapat menjalankan peran sesuai tugas dan kewenangannya sekaligus membangun komunikasi yang intensif dengan lembaga terkait.

Sementara itu, kegiatan penguatan kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat jejaring antar lembaga penyedia layanan di Kabupaten Rembang. Selain meningkatkan koordinasi, forum tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama mengenai peran masing-masing lembaga dalam memberikan layanan kepada perempuan dan anak.

Dengan adanya jejaring yang semakin kuat, Pemerintah Kabupaten Rembang berharap penanganan terhadap berbagai persoalan perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih terpadu, cepat, dan optimal.

Wabup juga berharap seluruh stakeholder dapat terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan dan anak. Kolaborasi yang dibangun tidak hanya berfokus pada penanganan ketika terjadi permasalahan, tetapi juga pada upaya pencegahan serta pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak.

“Perempuan berdaya, anak terlindungi. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bersama mewujudkan Rembang yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak,” pungkasnya.